Posted by & filed under Berita Bola.

Seperti diketahui bahwa Paul Pogba adalah pemain yang menjadi bidikan klub raksasa asal Spanyol, Barcelona di jendela transfer pada musim panas kali ini. Sebagai salah satu calon presiden Barca, Agusti Benedito justru nampaknya tak menunjukkan keseriusan untuk mendatangkan pemain Juventus tersebut jika dirinya nanti menjadi presiden.

Berita Bola - Barcelona Tak Sanggupi Biaya Transfer Pogba

Beberapa waktu yang lalu, Benedito sempat mengungkapkan bahwa ia telah melakukan perbincangan terkait dengan transfer Pogba dengan pihak Si Nyonya Tua. Ia menjelaskan bahwa klub asal Italia tersebut akan bersedia melepaskan pemain bintangnya tersebut dengan harga 80 juta euro. Sebuah angka yang sangat besar namun memang sangatlah sebanding dengan penampilan Pogba yang begitu memukau banyak pihak kala dirinya membela Juventus.

Barcelona bukanlah satu-satunya klub yang ingin meminang Pogba. Ada banyak klub besar di Eropa yang juga tak ketinggalan memburu jasa pemain berkualitas tersebut. Seperti misalnya, Real Madrid, Manchester United, Manchester City, PSG, dan juga Chelsea. Meskipun ada banyak klub kenamaan lainnya yang mengincar Pogba, hal tersebut justru membuat Benedito menolak melakukan negoisasi lebih lanjut.

Benedito mengatakan bahwa ia tidak akan pernah meminta pihak Barcelona membuat keputusan yang waktunya berada di luar dari operasi klub. Ia pun menegaskan bahwa ia tak akan melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang dibuat oleh FFP atau Financial Fair Play. Klub ini pun tak mungkin melakukan transaksi dengan nilai fantastis 200 juta euro.

Jika terpilih menjadi seorang Presiden Barcelona, maka Benedito pun memberikan janjinya bahwa ia akan terbuka mengenai setiap proses transfer pemain yang akan dilakukan oleh pihak Barca. Memang bukan rahasia lagi kalau klub ini sempat mengalami masalah saat mereka mendatangkan Neymar da Silva di tahun 2013 yang lalu.

Oleh sebab itu, Benedito tak ingin mengulangi kesalahan yang pernah dialami oleh Barcelona sebelumnya. Sehingga, ia pun sangat berhati-hati dalam melakukan suatu tindakan serta dalam mengambil keputusan. Karena baginya, jika klub yang di pimpinnya mendapatkan masalah, maka klub tersebut akan sulit melakukan langkah-langkah lain karena akan terganjal sanksi atau hal lainnya. Meskipun jika memang melakukan kesalahan mereka harus menanggung resiko menyertainya.