Posted by & filed under Berita Bola.

Branislav Ivanovic yang merupakan salah satu pemain bertahan Chelsea buka suara tentang buruknya permainan dari The Blues di dalam awal musim kali ini. Menurut pemain yang berasal dari Serbia ini, maka status sebagai sang juara bertahan di dalam ajang Premier League memang telah membuat mereka berlaga seakan di dalam tekanan yang sangat tinggi.

Berita Bola - Chelsea Kini Berada di Bawah Tekanan

Seperti yang sudah diketahui bahwa The Blues memetik hasil yang sangat buruk di dalam dua laga awal untuk Premier League musim ini. Skuat besutan Jose Mourinho itu ditahan imbang 2-2 oleh Swansea City di dalam Stamford Bridge dan juga dikalahkan 0-3 oleh Man City did alam Etihad Stadium.

 

Akan tetapi, walaupun memang mengaku bermain di dalam tekanan untuk sekarang ini, Branislav Ivanovic pun juga telah menyebutkan bahwa skuatnya memang bertekad untuk bisa segera bangkit lagi dan juga kembali memperlihatkan kualitas yang sebenarnya dari mereka seperti halnya di dalam musim yang lalu.

 

Branislav Ivanovic telah mengatakan seperti yang sudah dikabarkan oleh pihak Mirror beberapa waktu yang lalu bahwa mereka memang sangat sadar bahwa musim kali ini tentu bakal susah dan juga begitu berbeda. Di dalam tahun yang lalu, mereka berhasil untuk memenangi gelar. Itu bakal segera membuat mereka berada di dalam tekanan yang lebih dan mereka juga harus bisa beradaptasi dengan hal itu. Mereka pun juga bakal begitu memperoleh sorotan untuk musim kali ini. Menurut dirinya, mereka harus bisa lupa sepenuhnya pada keberhasilan di dalam musim yang lalu dan juga mulai bisa fokus bila semuanya diawal dari nol kembali.

 

Selain itu, ia juga telah menambahkan bahwa tandang menuju markas Man City memang selalu berat, namun mereka berhasil untuk bangkit kembali. Tiap laga yang selanjutnya merupakan laga final. Mereka pun juga tahu apakah yang memang masih belum bisa mereka lakukan dengan lebih baik di dalam dua laga yang pertama, namun musim masih begitu panjang untuk saat ini dan tersisa banyak pertandingan.