Posted by & filed under Berita Bola.

Arsitek Rudi Garcia telah menyayangkan beberapa kans yang dilewatkan oleh skuadnya di dalam babak yang pertama. Akan tetapi, satu hal yang paling memberi pukulan yakni gol yang pertama Man City melalui aksi dari Samir Nasri di dalam laga itu.

Garcia Sayangkan Banyaknya Peluang Yang Terbuang

Roma sendiri pun kalah dua gol tanpa balas ketika melawan Man City beberapa waktu yang lalu. Kekalahan itu pun juga telah membuat mereka tersingkirkan dari kancah Liga Champions dan juga akan segera meneruskan kiprah di dalam kancah Liga Eropa. Namun sebaliknya, Man City pn melangkah pada babak gugur untuk menjadi runner up menemani Bayern Munich yang berhasil untuk menjadi juara grup.

Pihak AS Roma sendiri pun sebenarnya bermain dengan jauh lebih dominan daripada tim tamu. Secara menyeluruh, mereka unggul di dalam penguasaan bola, juga di dalam hal kans dengan tujuh kali yang tepat sasaran.

Roma sendiri pun juga telah bermain dengan begitu bagus di dalam babak yang pertama dnegan lngsung menorehkan empat kali tendangan yagn tepat sasaran, yang mana pihak Man City hanya dua kali saja. Akan tetapi, pada akhirnya Roma telah dihukum dengan gol dari Samir Nasri di dalam menit 60 dan membuat kondisi itu jadi lebih berat untuk pihak tim tuan rumah.

Rudi Garcia sendiri pun juga telah begitu menyesalkan sejumlah kans yang memang tidka dilewatkan oleh skuadnya itu, terutama di dalam babak yang pertama. Pelatih yang berasal dari Prancis itu pun jgua telah mengaku bahwa sang lawan jauh lebih memiliki pengalaman di dalam ranah Eropa mengingat pihak AS Roma telah absen di dalam tiga musim yang belakangan ini.

Sang pelatih telah mengatakan beberapa waktu yang lalu bahwa ia telah merasa bahwa mereka kehilangan kesempatan mereka di dalam 20 menit yang pertama kala mereka harusya dapat melahirkan sebuah gol, akan tetapi mereka pun jgua telah melewatkan kans yagn telah mereka dapatkan. Man City sendiri pun juga adalah salah satu tim yang sangat luar biasa, namun dunia sepak bola memang seperti itu adanya.