Posted by & filed under Berita Bola.

Agen Judi Online – Eks kawan satu tim dari Wayne Rooney di dalam tim nasional Inggris yakni Frank Lampard memaparkan rahasia di balik menawannya permainan Rooney di dalam melakukan sebuah eksekusi tembakan penalty.

England's Wayne Rooney scores the second goal from a penalty during their Euro 2016 qualifying soccer match against San Marino at Wembley Stadium in London

Rooney sendiri pun juga telah berhasil untuk melahirkan gol melalui tembakan 12 meter ketika pihak tim nasional Inggris berhadapan dngan San Marino di dalam sebuah laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa Grup E beberapa waktu yang lalu, dengan kemenangan Inggris dua bauh gol tanpa balas.

Gol itu snediri pun juga telah berhasil untuk menjadi penanda dari keberhasilan Rooney sendiri di dalam melahirkan 42 buah gol di dalam kancah internasional, yang mana saat ini ia telah mendekati rekor gol terbanyak di Inggris yang masih dikuasai oleh Sir Bobby Charlton dengan torehan 49 buah gol.

Lampard pun memaparkan rahasia dari Rooney untuk menjadi eksekutor penalty yang bagus, ada di dalam bentuk kakinya. Bintang Man City itu pun juga telah menilai bahwa bentuk kaki dari Rooney yang kotak layaknya balok, adalah alasan kenapa ia begitu lihai di dalam menendang tembakan 12 pas.

Lampard mengatakan pada pihak Sky Sports beberapa waktu yang lalu bahwa itu adalah sebuah penatli yang memang begitu besar, untuk bisa menyamai rekor dari Bobby Charlton sendiri.

Selain itu, si pemain pun juga telah menambahkan bahwa bila memang ia meliht ukuran dan juga bentuk kaki dari Rooney sekarang ini, itu pu juga seperti balok. Ia pun telah melakukan tembakan penalty itu, di dalam sepanjang latihan, dan ketika melancarkan serangan, ia pun juga memperoleh kecepatan. Para penjaga gawang akan begitu susah di dalam memprediksikan hal itu.

Agen Judi Bola – Rooney sendiri yang saat ini menjadi sang kapten di dalam tim nasional Inggris itu memang berhasil untuk memberikan satu buah gol, dan satu gol lagi melalui sebauh gol bunuh diri dari pemain San Marino di dalam laga itu. Akan tetapi, permainan yang telah ia perlihatkan itu dianggap memang masih belum maksimal sebab masih begitu banyak peluang yang dibuang percuma.