Posted by & filed under Berita Bola.

Matteo Darmian memang tak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya di ajang Liga Inggris. Pemain belakang yang berasal dari Italia ini bahkan mendapatkan sanjungan dari mantan pemain Liverpool yakni Michael Owen.

Berita Bola - Michael Owen Lontarkan Pujian Untuk Matteo Darmian

Pemain yang pernah membela Tim Nasional Inggris tersebut mengaku sangat takjub dengan proses yang terjadi pada diri Darmian terkhusus saat mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan Old Trafford. Tak hanya itu, Darmian memang dinilai sangat luar biasa dalam melakukan adaptasi mengingat klub tersebut kini berada di bawah kendali Louis van Gaal, sang pelatih yang sangat terkenal selektif dalam memilih pemainnya.

 

Owen yang memiliki pengalaman membela Manchester United dalam kurun waktu tiga musim ini mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan seorang Darmian. Baginya, bukan hal yang mudah untuk menentukan satu nama diantara Darmian atau Nathaniel Clyne. Namun, ia merasa tak menyesal kalau nama yang akan keluar dari mulutnya adalah nama Darmian. Baginya, Darmian adalah pemain yang luar biasa dan memiliki permainan yang mengesankan bersama Manchester United. Ia berhasil memperkuat lini pertahanan Setan Merah dan bahkan mampu membangun lini serang di bagian kanan.

 

Darmian sendiri baru didatangkan oleh Manchester United saat bursa transfer musim panas kemarin, dari klub lamanya, Torino. Ia didatangkan dengan nilai transfer sebesar 12,7 juta poundsterling atau sebesar Rp 262 miliar dan ia akan memperoleh gaji yang nilainya adalah Rp 2,1 miliar setiap minggunya. Gaji yang cukup besar tersebut tentu sangat sebanding dengan performanya yang memberikan kontribusi besar bagi klub.

 

Selama memperkuat Manchester United di ajang Liga Inggris, pemain yang saat ini berusia 25 tahun tersebut bahkan selalu menjadi pemain yang dipilih oleh sang pelatih, Louis van Gaal. Namun sayangnya, pemain anyar ini terlalu kasar sehingga seringkali diganjar kartu kuning oleh wasit pertandingan. Dari empat pertandingan yang dijalaninya, ia sudah mendapatkan kartu kuning sebanyak dua kali. Memang hal tersebut tak bisa dilepaskan dari tugas yang dibebankan kepadanya yakni menghalau pergerakan lawan sehingga seringkali aksinya sangat rentan dengan berbagai bentuk pelanggaran.