Posted by & filed under Berita Bola.

Michel Platini yang merupakan sang presiden UEFA telah jadi salah satu kandidat yang paling kuat di dalam bursa pemilihan sang Presiden FIFA yang bakal segera digelar pada Februari 2016 mendatang. Eks pemain Juventus ini mengatakan bahwa ia bakal segera membuang jauh politik dan sejenisnya dari dunia sepak bola.

Berita Bola - Misi Platini Bersama FIFA

Michel Platini telah mengatakan seperti yang telah dikabarkan oleh pihak Goal beberapa waktu yang lalu bahwa mereka memang harus jauh lebih peduli lagi kepada laga, bukan kepada politik. Bersama dengan dirinya, maka tidak aka nada politik di dalam sepak bola. Bersama dirinya, maka sepakbola akan tetap menjadi sepak bola, bukanlah politik.

 

Pernyataan itu sendiri pun juga telah langsung memperoleh sebuah kritikan dari berbagai pihak untuk sekarang ini. hal itu karena Michel Platini memang telah sempat untuk diduga membawa sebuah politik di dalam dunia sepak bola. Di tahun 2010 yang lalu, ia telah disebut tak akan memilih pihak Qatar untuk ajang Piala Dunia 2022 yang akan datang. akan tetapi, Michel Platini telah mengubah sebauh pendapat itu usai ai berjumpa dengan sang presiden Prancis yakni Nicolas Sarkozy yang juga telah dihadiri oleh anggota dalam Federasi Sepakbola Qatar.

 

Ia telah mengutarakan bahwa misi yang ia bawa untuk bisa menjadi seorang Presiden di dalam FIA yakni unutk bisa mengembalikan wajah FIFA dan juga untuk bisa memberantas semua hal korupsi dari tubuh organisasi di dalam sepak bola dunia itu. ia telah mengatakan bahwa FIFA yang baik adalah seperti seorang wasit yang baik. Tidak ada yang memberikan kritikan padanya.

 

Selain itu, Michel Platini pun juga telah menambahkan ketika itu bahwa ada begitu banyak orang yang baik di dalam sebuah komite eksekutif. Hanya ada beberapa dari mereka yang memang korupsi. Bila memang melakukan sebuah tindakan yang salah, maka ia bakal segera diproses. Ini pun juga adalah sebuah tindakan lanjutan sebagai sebuah langkah untuk mencari presiden FIFA yang baru untuk menggantikan yang lama.